RUNNING NEWS :
Loading...

Gus Barra: Meski Ada Masalah, Elektabilitas IKBAR Saat ini Mencapai 57,9 %

Mojokerto - Pasangan Calon Bupati & Wakil Bupati Mojokerto Ikfina-Barra (IKBAR) menggelar press release dengan tema tanggapan IKBAR terhadap statement Ketua PBNU yang mendukung Paslon Kader NU di Pilkada Mojokerto 2020 yang viral di Youtube, Kamis (15/10/2020) pukul 22.00 - 22.20 WIB.  Calon Wakil Bupati Mojokerto, H.Muhammad Al Barra, Lc.M.Hum atau yang akrab disapa Gus Barra mengatakan bahwa kami dari IKBAR tidak pernah mempernasalahkan video tersebut.   "Bahkan saya sendiri belum melihat video tersebut. Kami hanya ingin konsentrasi memenangkan Pilkada. Dan yang jelas kami dari IKBAR tidak pernah membawa instansi tertentu untuk mendukung tim kami. Bahkan relawan kami yang 80% merupakan kader NU tidak berani saya membawa nama NU. Melainkan saya berikan nama lain. Kalau menurut saya, mungkin itu pendapat pribadi dari Ketua PBNU bukan mewakili organisasi NU. Initinya kita tidak Keberatan sama sekali dengan video dukungan Ketua PBNU pada Paslon lain. Karena Konteks kita adalah menang. Bukan saling menyerang," ujar Gus Barra.  Disinggung terkait kasus pelaporan pengedit video Mobil Najib Al Falaq yang telah dilakukan tim Divisi Hukum Ikbar, Gus Barra mengatakan hal itu sudah ditangani oleh tim hukum. Yakni Pak Sholeh dan Pak Lambang.  "Kalau saya pribadi sama sekali tidak mau mempermasalahkan. Tapi karena kita punya tim Divisi hukum. Dan untuk pelaporan adalah hak mereka selaku tim Divisi hukum IKBAR. Yang jelas hasil survey kami saat ini Elektabilitas IKBAR 57,9 %. Lembaga survey yang menghitung ini adalah lembaga survey yang kredibel yang dulu pernah dipakai saat pilihan Gubernur. Hasil survey ini naik turun ya. Saat ini ada masalah saja masih 57,9% apalagi kalau mulus mulus saja," tutup Gus Barra. (Jayak)
Gus Barra: Meski Ada Masalah, Elektabilitas IKBAR Saat ini Mencapai 57,9 %

Mojokerto - Pasangan Calon Bupati & Wakil Bupati Mojokerto Ikfina-Barra (IKBAR) menggelar press release dengan tema tanggapan IKBAR terhadap statement Ketua PBNU yang mendukung Paslon Kader NU di Pilkada Mojokerto 2020 yang viral di Youtube, Kamis (15/10/2020) pukul 22.00 - 22.20 WIB.


Calon Wakil Bupati Mojokerto, H.Muhammad Al Barra, Lc.M.Hum atau yang akrab disapa Gus Barra mengatakan bahwa kami dari IKBAR tidak pernah mempernasalahkan video tersebut. 


"Bahkan saya sendiri belum melihat video tersebut. Kami hanya ingin konsentrasi memenangkan Pilkada. Dan yang jelas kami dari IKBAR tidak pernah membawa instansi tertentu untuk mendukung tim kami. Bahkan relawan kami yang 80% merupakan kader NU tidak berani saya membawa nama NU. Melainkan saya berikan nama lain. Kalau menurut saya, mungkin itu pendapat pribadi dari Ketua PBNU bukan mewakili organisasi NU. Initinya kita tidak Keberatan sama sekali dengan video dukungan Ketua PBNU pada Paslon lain. Karena Konteks kita adalah menang. Bukan saling menyerang," ujar Gus Barra.


Disinggung terkait kasus pelaporan pengedit video Mobil Najib Al Falaq yang telah dilakukan tim Divisi Hukum Ikbar, Gus Barra mengatakan hal itu sudah ditangani oleh tim hukum. Yakni Pak Sholeh dan Pak Lambang.


"Kalau saya pribadi sama sekali tidak mau mempermasalahkan. Tapi karena kita punya tim Divisi hukum. Dan untuk pelaporan adalah hak mereka selaku tim Divisi hukum IKBAR. Yang jelas hasil survey kami saat ini Elektabilitas IKBAR 57,9 %. Lembaga survey yang menghitung ini adalah lembaga survey yang kredibel yang dulu pernah dipakai saat pilihan Gubernur. Hasil survey ini naik turun ya. Saat ini ada masalah saja masih 57,9% apalagi kalau mulus mulus saja," tutup Gus Barra. (Jayak)

MOJOKERTO
JAKARTA
SURABAYA

 
Atas