RUNNING NEWS :
Loading...

Lima Media ini Diundang BPJS Kesehatan Mojokerto Mengikuti Webinar

Mojokerto - Kantor Cabang BPJS Kesehatan Mojokerto mengundang lima media yang telah resmi bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Mojokerto untuk mengikuti Webinar dengan tema menjaga keberlangsungan program JKN-KIS di tengah pandemi Covid-19, Kamis (22/10/2020) pukul 08.25 WIB - 10.45 WIB.  Lima media tersebut yakni majalahglobal.com, suaramojokerto.com, bangsaonline.com, Radar Mojokerto dan Koran Surya. Lima media tersebut bisa bekerjasama secara resmi dikarenakan telah mempunyai surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak.  Dalam Webinarnya, Hazbullah Thabrany Ahli Asuransi Kesehatan mengatakan jika hidup selalu beresiko. Resiko itu selalu ada. Kalau tidak mau beresiko ya jangan hidup. Resiko itu macam2 macam, ada resiko sakit maupun hal lainnya.   "Manusia dan juga binatang sudah diberikan insting saling menolong. Seperti prinsip BPJS Kesehatan. Indonesia jauh Tertinggal dengan negara China, Jerman, Inggris, Amerika, Malaysia dan Vietnam. Hal ini dikarenakan Indonesia belum jalankan kontrak dengan rakyat secara konsisten. Secara garis besar urutan asuransi Indonesia di Dunia adalah nomor 111. Komitmen Politik Petinggi negeri belum cukup tinggi. Semoga setelah covid-19 lebih baik," ujar Hazbullah.   Kemudian, Yustinus Prastowo Staf Khusus Menteri Keuangan Republik Indonesia Bidang Komunikasi Strategis mengatakan Prinsip JKN KIS atau BPJS Kesehatan adalah yang mampu silakan membayar lebih. Yang tidak mampu di tolong oleh negara sama seperti membayar pajak .  "Anggaran kesehatan dalam APBN 2020 berdasarkan Perpres 72 Tahun 2020 adalah 212,5 Triliun. Sedangkan di tahun 2019 hanya 113,6 Triliun. Sementara itu anggaran untuk program JKN dalam rangka Penanganan Covid-19 adalah 87,75 Triliun. Dimana rinciannya adalah belanja penanganan covid-19 adalah 65,8 Triliun, insentif tenaga medis 5,9 Triliun, santunan kematian 0,3 Triliun, Bantuan iuran JKN 3 Triliun, Gugus Tugas Covid-19 3,5 Triliun dan Insentif perpajakan di bidang kesehatan 9,05 Triliun," kata Yustinus.  Sementara itu, Kunto Ariawan Direktorat Penelitian dan Pengembangan KPK menyatakan bahwa hasil piloting adalah tingginya layanan tidak tercatat. Ditemukan tingginya kecenderung layanan tidak tercatat di rekam medis namun ditagihkan dan telah dibayarkan pada prosedur fisioterapi (indikasi klaim fiktif).  "Kemudian rendahnya pemenuhan standar kelas rumah sakit. Ditemukan rumah sakit yang tidak memenuhi standar penetapan kelas berdasarkan PMK 56/2014 sehingga BPJS Kesehatan berpotensi kelebihan bayar. Kemudian juga ditemukan pembatalan tindakan namun tetap ditagihkan dan sudah dibayarkan oleh BPJS Kesehatan," kata Kunto.  Lebih lanjut, Kunto juga menyampaikan bahwa pembangunan budaya anti-fraud dan komitmen dari pemimpin serta institusi adalah kunci utama pencegahan tindak pidana korupsi. Perlunya percepatan penerapan dan pelaksanaan tugas tim pencegahan dan penanganan kecurangan JKN yang sudah terbentuk.  "Perbaikan tata kelola perlu terus dilakukan dan dikawal pelaksanaannya. Sebagai bagian dari faktor pendukung keberhasilan dan keberlangsungan program JKN-KIS. Untuk membangun pemahaman mengenai program JKN dan potensi kecurangan di dalamnya perlu dukungan pemberitaan dari media," tutup Kunto. (Jayak)
Lima Media ini Diundang BPJS Kesehatan Mojokerto Mengikuti Webinar

Mojokerto - Kantor Cabang BPJS Kesehatan Mojokerto mengundang lima media yang telah resmi bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Mojokerto untuk mengikuti Webinar dengan tema menjaga keberlangsungan program JKN-KIS di tengah pandemi Covid-19, Kamis (22/10/2020) pukul 08.25 WIB - 10.45 WIB.

Suasana Webinar di Kantor BPJS Kesehatan Mojokerto

Lima media tersebut yakni majalahglobal.com, suaramojokerto.com, bangsaonline.com, Radar Mojokerto dan Koran Surya. Lima media tersebut bisa bekerjasama secara resmi dikarenakan telah mempunyai surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak.


Dalam Webinarnya, Hazbullah Thabrany Ahli Asuransi Kesehatan mengatakan jika hidup selalu beresiko. Resiko itu selalu ada. Kalau tidak mau beresiko ya jangan hidup. Resiko itu macam2 macam, ada resiko sakit maupun hal lainnya. 


"Manusia dan juga binatang sudah diberikan insting saling menolong. Seperti prinsip BPJS Kesehatan. Indonesia jauh Tertinggal dengan negara China, Jerman, Inggris, Amerika, Malaysia dan Vietnam. Hal ini dikarenakan Indonesia belum jalankan kontrak dengan rakyat secara konsisten. Secara garis besar urutan asuransi Indonesia di Dunia adalah nomor 111. Komitmen Politik Petinggi negeri belum cukup tinggi. Semoga setelah covid-19 lebih baik," ujar Hazbullah. 


Kemudian, Yustinus Prastowo Staf Khusus Menteri Keuangan Republik Indonesia Bidang Komunikasi Strategis mengatakan Prinsip JKN KIS atau BPJS Kesehatan adalah yang mampu silakan membayar lebih. Yang tidak mampu di tolong oleh negara sama seperti membayar pajak .


"Anggaran kesehatan dalam APBN 2020 berdasarkan Perpres 72 Tahun 2020 adalah 212,5 Triliun. Sedangkan di tahun 2019 hanya 113,6 Triliun. Sementara itu anggaran untuk program JKN dalam rangka Penanganan Covid-19 adalah 87,75 Triliun. Dimana rinciannya adalah belanja penanganan covid-19 adalah 65,8 Triliun, insentif tenaga medis 5,9 Triliun, santunan kematian 0,3 Triliun, Bantuan iuran JKN 3 Triliun, Gugus Tugas Covid-19 3,5 Triliun dan Insentif perpajakan di bidang kesehatan 9,05 Triliun," kata Yustinus.


Sementara itu, Kunto Ariawan Direktorat Penelitian dan Pengembangan KPK menyatakan bahwa hasil piloting adalah tingginya layanan tidak tercatat. Ditemukan tingginya kecenderung layanan tidak tercatat di rekam medis namun ditagihkan dan telah dibayarkan pada prosedur fisioterapi (indikasi klaim fiktif).


"Kemudian rendahnya pemenuhan standar kelas rumah sakit. Ditemukan rumah sakit yang tidak memenuhi standar penetapan kelas berdasarkan PMK 56/2014 sehingga BPJS Kesehatan berpotensi kelebihan bayar. Kemudian juga ditemukan pembatalan tindakan namun tetap ditagihkan dan sudah dibayarkan oleh BPJS Kesehatan," kata Kunto.


Lebih lanjut, Kunto juga menyampaikan bahwa pembangunan budaya anti-fraud dan komitmen dari pemimpin serta institusi adalah kunci utama pencegahan tindak pidana korupsi. Perlunya percepatan penerapan dan pelaksanaan tugas tim pencegahan dan penanganan kecurangan JKN yang sudah terbentuk.


"Perbaikan tata kelola perlu terus dilakukan dan dikawal pelaksanaannya. Sebagai bagian dari faktor pendukung keberhasilan dan keberlangsungan program JKN-KIS. Untuk membangun pemahaman mengenai program JKN dan potensi kecurangan di dalamnya perlu dukungan pemberitaan dari media," tutup Kunto. (Jayak) 

Selain Ciptakan Lagu untuk IKBAR, Sodiq Monata juga Ajak Warga Mojokerto Coblos IKBAR

Selain Ciptakan Lagu untuk IKBAR, Sodiq Monata juga Ajak Warga Mojokerto Coblos IKBAR

Mojokerto - Ada peristiwa yang mengejutkan di sela-sela kampanya Calon Bupati Mojokerto, Hj.dr.Ikfina Fahmawati, M.Si atau yang akrab yang disapa Bu Dokter, Rabu (21/10/2020) Pukul 11.00 - 12.00 WIB di Rumah Ibu Umi Salamah Dusun Setoyo, Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

 Daftar Lagu IKBAR

Saat ditanya mengapa mendukung Ikfina-Barra (IKBAR), Cak Sodiq Monata mengatakan IKBAR itu artinya membesarkan. Hal itulah yang membuat saya yakin mendukung IKBAR. Saya yakin Nama Mojokerto akan besar setelah IKBAR menjadi Kepala Daerah Kabupaten Mojokerto.


"Bu Ikfina dan Gus Barra adalah sosok milineal dan cerdas. Mojokerto Bangkit, Majapahit Bangkit," ujar Sodiq Monata.


Sementara itu, Efendy Nugroho, Ketua DPD PKS Kabupaten Mojokerto mengatakan jika

pasangan Ikfina-Barra (IKBAR) mempunyai program penuntasan jalan di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto. Yang dihitung-hitung membutuhkan biaya 800 milyar.


"Selain jalan yang dituntaskan. Ada juga paket data gratis, tunjangan bulanan bagi tenaga pendidik swasta dan TPQ. Serta peningkatan sarana dan prasarana pustu, puskesmas dan rumah sakit," kata Efendy.


Lebih lanjut, Efendy juga mengatakan bahwa Wakil Bu Ikfina adalah H.Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum atau yang akrab disapa Gus Barra yang merupakan anak pertama dari KH.Asep Saifudin Chalim, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah.


"Total santri Ponpes Amanatul Ummah ada 12000 santri. Jadi sudah terbukti Gus Barra berpengalaman secara spiritual dan membangun akhlakul karimah pada umumnya. Jadi ini pasangan yang komplit ya. Ahli kesehatan dan ahli agama," terang Efendy.


Kemudian, Dokter Ikfina dalam kampanyenya yang didominasi emak-emak mengatakan bahwa sesama emak-emak kita punya cara berfikir yang sama. Emak-emak itu meskipun susah yang difikirkan itu hanya satu, bagaimana caranya anak bisa makan enak, nyandang genah, pendidikan dan kerja yang bagus serta bagaimana agar anaknya lebih mulia dari orang tuanya. 


"Ketika saya berangkat menjadi Bupati Mojokerto, saya tetap emak emak, meskipun saya harus menderita, saya harus tetap berjuang agar bagaimana Kabupaten Mojokerto bisa mendapatkan kesejahteraanya. Saya tidak bisa sendiri me jadul Bupati Mojokerto, saya butuh emak-emak se-Mojokerto. Saya butuh bukti dukungan panjenengan dengan doa dan pada tanggal 9 Desember monggo tindak rawuh teng TPS dan coblos nomor 1, coblos nomor 1 dan Coblos nomor 1," tandas Dokter Ikfina. (Jay)

Identitas Mayat yang Ditemukan di Hutan Kemlagi Telah Diketahui

Mojokerto - Identitas mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa pakaian yang ditemukan warga di hutan petak 26 Rph Kemlagi Desa Mojodowo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, Senin (19/10/2020) kemarin telah diketahui. Korban merupakan warga Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.  Dalam keterangannya, Kapolsek Kemlagi, AKP Supriadi mengatakan bahwa, Senin sore ada keluarga yang mengakui jika korban merupakan anggota keluarganya.   “Posisi mayat masih di RSUD RA Basoeni. Yang datang tak hanya keluarga namun juga ada tetangganya,” katanya, Selasa (20/10/2020).  Pihak keluarga tersebut menyebutkan jika memang mayat tersebut merupakan Sariyono (66) warga Prajurit Kulon VI/ 26-B Lingkungan Jayeng RT 3 RW 2, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.  “Beberapa ciri dari mayat diakui mirip, seperti gigi tengah patah, cincin yang digunakan dan baju yang ditemukan di sekitar lokasi. Untuk memastikan benar jika mayat tersebut merupakan warga Kota Mojokerto, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur. Saat diperiksa tim dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan memang ada kemiripan dengan yang diakui pihak keluarga tersebut,” ujarnya seperti yang dikutip dari laman berita jatim.  Sehingga jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto setelah dilakukan pemeriksaan di RS Bhayangkara Polda Jatim, Senin malam.  Sebelumnya, seorang mayat laki-laki tanpa pakaian ditemukan membusuk di di hutan petak 26 Rph Kemlagi Desa Mojodowo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, Senin (19/10/2020) pukul 10.00 WIB. Barang bukti yang diamankan hanyalah cincin di jari tengah tangan sebelah kiri dan di sekitar lokasi ditemukan celana dalam, hem warna biru dan dua botol air mineral kosong. (Jayak)
Identitas Mayat yang Ditemukan di Hutan Kemlagi Telah Diketahui

Mojokerto - Identitas mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa pakaian yang ditemukan warga di hutan petak 26 Rph Kemlagi Desa Mojodowo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, Senin (19/10/2020) kemarin telah diketahui. Korban merupakan warga Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.


Dalam keterangannya, Kapolsek Kemlagi, AKP Supriadi mengatakan bahwa, Senin sore ada keluarga yang mengakui jika korban merupakan anggota keluarganya. 


“Posisi mayat masih di RSUD RA Basoeni. Yang datang tak hanya keluarga namun juga ada tetangganya,” katanya, Selasa (20/10/2020).


Pihak keluarga tersebut menyebutkan jika memang mayat tersebut merupakan Sariyono (66) warga Prajurit Kulon VI/ 26-B Lingkungan Jayeng RT 3 RW 2, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.


“Beberapa ciri dari mayat diakui mirip, seperti gigi tengah patah, cincin yang digunakan dan baju yang ditemukan di sekitar lokasi. Untuk memastikan benar jika mayat tersebut merupakan warga Kota Mojokerto, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur. Saat diperiksa tim dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan memang ada kemiripan dengan yang diakui pihak keluarga tersebut,” ujarnya seperti yang dikutip dari laman berita jatim.


Sehingga jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto setelah dilakukan pemeriksaan di RS Bhayangkara Polda Jatim, Senin malam.


Sebelumnya, seorang mayat laki-laki tanpa pakaian ditemukan membusuk di di hutan petak 26 Rph Kemlagi Desa Mojodowo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, Senin (19/10/2020) pukul 10.00 WIB. Barang bukti yang diamankan hanyalah cincin di jari tengah tangan sebelah kiri dan di sekitar lokasi ditemukan celana dalam, hem warna biru dan dua botol air mineral kosong. (Jay)

Mayat ini Ditemukan di Hutan Kemlagi dengan Kondisi Mengenask

Mayat ini Ditemukan di Hutan Kemlagi dengan Kondisi Mengenaskan

Mojokerto - Senin,19 Oktober 2020 sekitar pukul 10.00 WIB telah diketemukan mayat Mr X di hutan petak 26 Rph Kemlagi Desa Mojodowo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto.

Wajah Mayat Mr.X

Toni (30), Kepala Desa Mojodowo Kecamatan Kemlagi Mojokerto melaporkan kejadian ini ke Polsek Kemlagi setelah mendapatkan laporan dari penemu mayat Mr.X, Saipul (48) yang saat itu sedang mencari iles ubi ubian dihutan petak 26 Rph Kemlagi Desa Mojodowo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto.

Cincin yang dipakai Mayat Mr.X 


Kapolsek Kemlagi, AKP Supriyadi SH. mengatakan jika Ciri-ciri Mr.X adalah laki-laki, umur kurang lebih 40 tahun, menggunakan cincin silver di jari tengah tangan kanan serta tidak menggunakan pakaian.


"Kronologinya adalah saat Saudara Saksi Saipul mencari iles ubi ubian, dia melihat mayat yang berada di luangan hutan posisi telentang, melihat hal tersebut selanjutnya Saipul melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Mojodowo dan Kepala Desa Desa Mojolerto melapor ke Polsek Kemlagi. Sementara ini barang bukti yang berhasil kita amankan adalah 1 pakaian baju levis, celana dalam dan 2 buah botol aqua," kata Kapolsek Kemlagi, AKP Supriyadi SH. (Jay)

Simpatisan PUTI ini Diadukan Ke Polisi, Persaingan IKBAR dan PUTI Memanas

Persaingan IKBAR dan PUTI Memanas, Ada Satu Simpatisan PUTI yang Diadukan ke Polda Jatim

Mojokerto - Pasangan Calon Bupati & Wakil Bupati Mojokerto Ikfina-Barra (IKBAR) menggelar press release dengan tema tanggapan IKBAR terhadap statement Ketua PBNU yang mendukung Paslon Kader NU di Pilkada Mojokerto 2020 yang viral di Youtube, Kamis (15/10/2020) pukul 22.00 - 22.20 WIB.


Calon Wakil Bupati Mojokerto, H.Muhammad Al Barra, Lc.M.Hum atau yang akrab disapa Gus Barra mengatakan bahwa kami dari IKBAR tidak pernah mempernasalahkan video tersebut. 


"Bahkan saya sendiri belum melihat video tersebut. Kami hanya ingin konsentrasi memenangkan Pilkada. Dan yang jelas kami dari IKBAR tidak pernah membawa instansi tertentu untuk mendukung tim kami. Bahkan relawan kami yang 80% merupakan kader NU tidak berani saya membawa nama NU. Melainkan saya berikan nama lain. Kalau menurut saya, mungkin itu pendapat pribadi dari Ketua PBNU bukan mewakili organisasi NU. Initinya kita tidak Keberatan sama sekali dengan video dukungan Ketua PBNU pada Paslon lain. Karena Konteks kita adalah menang. Bukan saling menyerang," ujar Gus Barra.


Disinggung terkait kasus pelaporan pengedit video Mobil Najib Al Falaq yang telah dilakukan tim Divisi Hukum Ikbar, Gus Barra mengatakan hal itu sudah ditangani oleh tim hukum. Yakni Pak Sholeh dan Pak Lambang.


"Kalau saya pribadi sama sekali tidak mau mempermasalahkan. Tapi karena kita punya tim Divisi hukum. Dan untuk pelaporan adalah hak mereka selaku tim Divisi hukum IKBAR. Yang jelas hasil survey kami saat ini Elektabilitas IKBAR 57,9 %. Lembaga survey yang menghitung ini adalah lembaga survey yang kredibel yang dulu pernah dipakai saat pilihan Gubernur. Hasil survey ini naik turun ya. Saat ini ada masalah saja masih 57,9% apalagi kalau mulus mulus saja," tutup Gus Barra.


Guna investigasi lebih dalam lagi, media ini mencoba mengkonfirmasi Boga Septon Kurniawan (42) simpatisan pasangan Pungkasiadi - Titik (Puti) yang diadukan ke Ditreskrimsus Polda Jatim oleh tim pemenangan IKBAR pada Senin (12/10/2020). 


Boga mengatakan, habis Jumatan tadi saya didampingi teman-teman ke Polda Jatim untuk konfirmasi apakah benar saya dilaporkan tim lawyer IKBAR seperti pemberitaan di media online yang tersebar di sosial media.


"Saya datang ke Polda Jatim bukan sebagai kapasitas sebagai terpanggil, namun mengkonfirmasi kebenaran pemberitaan di media. Dan penyidik mengatakan memang ada pengaduan. Saya tidak tau bedanya pengaduan dengan pelaporan. Jadi ada pengaduan yang dilakukan oleh Herlambang yang merupakan Lawyer dari pasangan IKBAR. Saya membawa dua berita acara yang sudah saya print. Berita awal saya dilaporkan ke Polisi. Tapi pada kenyataannya tadi saya konfirmasi ke Polda Jatim sifatnya pengaduan. Itu sudah sejak hari Senin. 


Terkait video tumpukan uang. Boga menyebut video tumpukan uang di dalam mobil tim sukses IKBAR tersebut justru pertama kali disebar simpatisan Ikbar sendiri ke grup WhatsApp.


Boga mengaku mendapatkan video tumpukan uang di dalam mobil Daihatsu Xenia nopol S 1012 SC milik Najib Al Falaq dari grup WhatsApp Merah Delima pada 1 Oktober 2020 tengah malam. Merah Delima merupakan grup yang berisi para relawan dan simpatisan dari tiga paslon kontestan Pilbup Mojokerto 2020. Najib sebagai pemilik mobil, saat ini menjabat Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto sekaligus Wakil Sekretaris tim pemenangan IKBAR.


“Video uang berserakan di dalam mobil tim sukses Ikbar diposting mantan Kades Sidorejo Kecamatan Jetis Pada 1 Oktober 2020 pukul 23.12 WIB di grup WhatsApp Merah Delima. Menurut gambar-gambar yang saya simpan, yang bersangkutan ini memang simpatisannya IKBAR. Jejak digital ada kok, tidak saya hapus, masih utuh,” pungkas Boga, Jumat (16/10/2020).


Setelah mendapatkan video tumpukan uang tersebut, Boga lantas mencari video di Facebook. Dia menemukan video yang merekam momen Cawabup Barraa menuliskan sesuatu ke mobil yang sama. Menurut dia, video yang direkam di guest house Institut KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet pada 24 September tersebut diunggah mantan Kades Tambakagung, Kecamatan Puri. Boga lantas menggabungkan dua video tersebut dan mengunggahnya ke Tiktok.


“Saya ambil berupa tangkapan layar ada background Facebooknya. Itu memang jauh sebelum kejadian mobil berisi uang berserakan beredar. Hanya saja objeknya mobil yang sama. Kemudian saya posting di Tiktok pakai akun saya sendiri. Itu jelas video berbeda, tampilan latar belakangnya berbeda. Saya jadikan satu karena ini objek yang sama, yaitu mobil tim sukses Ikbar. Di Tiktok saya tulisi ‘Salah satu paslon peserta Pilkada Mojokerto’, masih ada, tidak saya hapus. Setelah di Tiktok, saya kirim ke grup Merah Delima jam 2 malam,” bebernya.


Boga mengaku sempat diklarifikasi oleh Barraa setelah mengunggah video dari Tiktok ke grup WhatsApp Merah Delima. Karena dia dianggap mengaitkan dua video dengan momen berbeda. Sehingga menimbulkan kesan negatif bagi pasangan Ikbar.


“Saya jawab kalau saya tak mengaitkan. Ini memang objeknya sama (mobil tim sukses Ikbar), tapi waktu dan tempatnya berbeda. Yang mengasumsikan seperti itu kan pihak yang lain. Karena saya tidak menyebutkan ini uang apa, tidak ada pernyataan yang menimbulkan kebencian,” pungkasnya.


Akibat menggabungkan dua video tersebut, Boga diadukan tim pemenangan pasangan Ikbar ke Polda Jatim pada Senin (12/10/2020). Dia dinilai telah menyebarkan hoax dan ujaran kebencian melalui medsos. Video yang diposting Boga dianggap merugikan IKBAR.


“Saya tetap menjadi warga negara yang baik. Kalau memang menjadi ranah kepolisian, saya menunggu tahapan, misalnya panggilan untuk dimintai keterangan, akan saya datangi dan memberi keterangan sesuai fakta. Semua tahapan akan saya lalui,” pungkasnya. (Jay)

Gus Barra: Meski Ada Masalah, Elektabilitas IKBAR Saat ini Mencapai 57,9 %

Mojokerto - Pasangan Calon Bupati & Wakil Bupati Mojokerto Ikfina-Barra (IKBAR) menggelar press release dengan tema tanggapan IKBAR terhadap statement Ketua PBNU yang mendukung Paslon Kader NU di Pilkada Mojokerto 2020 yang viral di Youtube, Kamis (15/10/2020) pukul 22.00 - 22.20 WIB.  Calon Wakil Bupati Mojokerto, H.Muhammad Al Barra, Lc.M.Hum atau yang akrab disapa Gus Barra mengatakan bahwa kami dari IKBAR tidak pernah mempernasalahkan video tersebut.   "Bahkan saya sendiri belum melihat video tersebut. Kami hanya ingin konsentrasi memenangkan Pilkada. Dan yang jelas kami dari IKBAR tidak pernah membawa instansi tertentu untuk mendukung tim kami. Bahkan relawan kami yang 80% merupakan kader NU tidak berani saya membawa nama NU. Melainkan saya berikan nama lain. Kalau menurut saya, mungkin itu pendapat pribadi dari Ketua PBNU bukan mewakili organisasi NU. Initinya kita tidak Keberatan sama sekali dengan video dukungan Ketua PBNU pada Paslon lain. Karena Konteks kita adalah menang. Bukan saling menyerang," ujar Gus Barra.  Disinggung terkait kasus pelaporan pengedit video Mobil Najib Al Falaq yang telah dilakukan tim Divisi Hukum Ikbar, Gus Barra mengatakan hal itu sudah ditangani oleh tim hukum. Yakni Pak Sholeh dan Pak Lambang.  "Kalau saya pribadi sama sekali tidak mau mempermasalahkan. Tapi karena kita punya tim Divisi hukum. Dan untuk pelaporan adalah hak mereka selaku tim Divisi hukum IKBAR. Yang jelas hasil survey kami saat ini Elektabilitas IKBAR 57,9 %. Lembaga survey yang menghitung ini adalah lembaga survey yang kredibel yang dulu pernah dipakai saat pilihan Gubernur. Hasil survey ini naik turun ya. Saat ini ada masalah saja masih 57,9% apalagi kalau mulus mulus saja," tutup Gus Barra. (Jayak)
Gus Barra: Meski Ada Masalah, Elektabilitas IKBAR Saat ini Mencapai 57,9 %

Mojokerto - Pasangan Calon Bupati & Wakil Bupati Mojokerto Ikfina-Barra (IKBAR) menggelar press release dengan tema tanggapan IKBAR terhadap statement Ketua PBNU yang mendukung Paslon Kader NU di Pilkada Mojokerto 2020 yang viral di Youtube, Kamis (15/10/2020) pukul 22.00 - 22.20 WIB.


Calon Wakil Bupati Mojokerto, H.Muhammad Al Barra, Lc.M.Hum atau yang akrab disapa Gus Barra mengatakan bahwa kami dari IKBAR tidak pernah mempernasalahkan video tersebut. 


"Bahkan saya sendiri belum melihat video tersebut. Kami hanya ingin konsentrasi memenangkan Pilkada. Dan yang jelas kami dari IKBAR tidak pernah membawa instansi tertentu untuk mendukung tim kami. Bahkan relawan kami yang 80% merupakan kader NU tidak berani saya membawa nama NU. Melainkan saya berikan nama lain. Kalau menurut saya, mungkin itu pendapat pribadi dari Ketua PBNU bukan mewakili organisasi NU. Initinya kita tidak Keberatan sama sekali dengan video dukungan Ketua PBNU pada Paslon lain. Karena Konteks kita adalah menang. Bukan saling menyerang," ujar Gus Barra.


Disinggung terkait kasus pelaporan pengedit video Mobil Najib Al Falaq yang telah dilakukan tim Divisi Hukum Ikbar, Gus Barra mengatakan hal itu sudah ditangani oleh tim hukum. Yakni Pak Sholeh dan Pak Lambang.


"Kalau saya pribadi sama sekali tidak mau mempermasalahkan. Tapi karena kita punya tim Divisi hukum. Dan untuk pelaporan adalah hak mereka selaku tim Divisi hukum IKBAR. Yang jelas hasil survey kami saat ini Elektabilitas IKBAR 57,9 %. Lembaga survey yang menghitung ini adalah lembaga survey yang kredibel yang dulu pernah dipakai saat pilihan Gubernur. Hasil survey ini naik turun ya. Saat ini ada masalah saja masih 57,9% apalagi kalau mulus mulus saja," tutup Gus Barra. (Jayak)

Waspada, Pria ini Edarkan Uang Palsu Puluhan Juta di Jatim & Jateng

Waspada, Pria ini Edarkan Uang Palsu Puluhan Juta di Jatim & Jateng

Seorang sales pupuk ditangkap karena mengedarkan uang palsu. Alasan pelaku mengedarkan uang palsu karena penjualan pupuk sedang sepi.


Pelaku adalah Olan Afendy (52) warga Bangkalan, Madura. Dari tangan pelaku, polisi menyita setumpuk lembaran uang palsu dengan pecahan Rp 100 ribu senilai Rp 9 juta.


"Penangkapan pelaku bermula ketika kita mendapatkan informasi telah terjadi transaksi uang palsu di Lamongan. Informasinya ada seseorang memiliki uang palsu sebesar Rp 10 juta yang siap diedarkan," kata Kapolres Lamongan AKBP Harun kepada wartawan saat rilis pengungkapan kasus ini di Mapolres Lamongan, Kamis (15/10/2020).


Berbekal informasi awal tersebut, lanjut Harun, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di tempat kos-nya di Kecamatan Lamongan. Saat memeriksa tempat kos pelaku, polisi menemukan uang palsu senilai Rp 9 juta.


"Uang palsu senilai Rp 1 juta sudah dibelanjakan oleh tersangka," tegas Harun.


Harun menambahkan, pelaku mendapat pasokan uang palsu tersebut dari rekannya berinisial S asal Mojokerto yang telah lebih dulu diamankan polisi Surabaya beberapa waktu lalu.


"Tersangka inisial S sudah diamankan polisi di Surabaya," pungkasnya seperti yang dikutip dari detik.com.


Sementara itu, pelaku mengaku sudah membelanjakan Rp 1 juta upal untuk keperluan sehari-hari dan bersenang-senang ke Jogjakarta. Sisa uang palsu senilai Rp 9 juta belum dibelanjakan karena rencanya akan ditukar dengan uang asli untuk diserahkan ke S di Surabaya.


"Yang senilai Rp 9 juta belum sempat ditukarkan. Rencananya kalau sudah berhasil ditukar dengan uang asli akan saya transfer ke S," tambah pelaku seraya mengaku kalau ia mendapat komisi 10 persen dari uang yang berhasil ia tukarkan.


Atas perbuatan yang dilakukan, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 36 ayat 2 dan 3 Undang Undang RI nomor 7 tahun 2011 tentang peredaran mata uang palsu dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


"Kami berharap agar masyarakat berhati-hati saat transaksi keuangan dan selalu menerapkan 3D yaitu dilihat, diraba dan diterawang," ujar Harun. (David)

Perekam Video Mobil PJR Tertabrak Truk Diperiksa Polisi

Sidoarjo - Video mobil PJR Tol Jatim II ringsek tertabrak truk beredar di media sosial. Perekam video kecelakaan itu diperiksa polisi lalu meminta maaf.  Perekam merupakan Abdullah Affan. Ia pengemudi pikap, warga Desa Jekek, Nganjuk. Ia diperiksa polisi di Mako PJR Tol Jatim 2, Waru-Sidoarjo.  Ia diperiksa karena dalam video berdurasi 30 detik itu, petugas PJR seolah-olah bersalah setelah menindak dirinya, sehingga terjadi kecelakaan.   "Bos-bos gara-gara nyekel aku bos, lho bos hancur bos, hancur bos, lho masih selamet, masih selamet, masih selamet, masih selamet," ujar Abdullah seperti dalam video, Kamis (15/10/2020).  Kanit PJR Tol Jatim II AKP Roni Faslah mengatakan, ucapan Abdullah dalam video tersebut menerangkan seolah-olah petugas yang menjalankan tugas penindakan itu salah. Padahal menurutnya, dalam penindakan itu petugas sudah menjalankan SOP.  "Pelaku yang merekam video kecelakaan mobil patroli PJR yang ditabrak dari belakang oleh truk diperiksa di Mako PJR Jatim II," ujar Roni.  Ia menambahkan, yang bersangkutan hanya merekam video tersebut. Namun yang mengunggah ke media sosial bukan dia, melainkan teman sesama sopir.  Sebelumnya, pihak kepolisian mendatangi keluarga perekam video tersebut. Karena peristiwa itu murni kecelakaan, bukan atas kesalahan anggota.  "Setelah selesai dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan membuat surat pernyataan dan meminta maaf tidak akan mengulangi lagi," ujar Roni.  Roni menjelaskan, dengan surat pernyataan dan permohonan maaf itu, pihaknya menyatakan bahwa masalah tersebut selesai secara kekeluargaan.   "Yang bersangkutan sudah membuat surat pernyataan. Selain itu juga minta maaf tidak akan mengulangi lagi. Maka permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan," terang Roni seperti yang dikutip dari detik.com.  Sebelumnya diberikan, video mobil PJR Tol Jatim II ringsek tertabrak truk besar dari belakang beredar di media sosial. Dalam video tersebut tampak mobil patroli PJR itu mengalami kerusakan. Terutama di bagian depan dan belakang. Sebab, saat tertabrak truk dari belakang, mobil itu terdorong hingga menabrak pantat truk yang terparkir. (Jayak)
Perekam Video Mobil PJR Tertabrak Truk Diperiksa Polisi

Video mobil PJR Tol Jatim II ringsek tertabrak truk beredar di media sosial. Perekam merupakan Abdullah Affan. Ia pengemudi pikap, warga Desa Jekek, Nganjuk. Ia diperiksa polisi di Mako PJR Tol Jatim 2, Waru-Sidoarjo.


Ia diperiksa karena dalam video berdurasi 30 detik itu, petugas PJR seolah-olah bersalah setelah menindak dirinya, sehingga terjadi kecelakaan. 


"Bos-bos gara-gara nyekel aku bos, lho bos hancur bos, hancur bos, lho masih selamet, masih selamet, masih selamet, masih selamet," ujar Abdullah seperti dalam video, Kamis (15/10/2020).


Kanit PJR Tol Jatim II AKP Roni Faslah mengatakan, ucapan Abdullah dalam video tersebut menerangkan seolah-olah petugas yang menjalankan tugas penindakan itu salah. Padahal menurutnya, dalam penindakan itu petugas sudah menjalankan SOP.


"Pelaku yang merekam video kecelakaan mobil patroli PJR yang ditabrak dari belakang oleh truk diperiksa di Mako PJR Jatim II," ujar Roni.


Ia menambahkan, yang bersangkutan hanya merekam video tersebut. Namun yang mengunggah ke media sosial bukan dia, melainkan teman sesama sopir.


Sebelumnya, pihak kepolisian mendatangi keluarga perekam video tersebut. Karena peristiwa itu murni kecelakaan, bukan atas kesalahan anggota.


"Setelah selesai dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan membuat surat pernyataan dan meminta maaf tidak akan mengulangi lagi," ujar Roni.


Roni menjelaskan, dengan surat pernyataan dan permohonan maaf itu, pihaknya menyatakan bahwa masalah tersebut selesai secara kekeluargaan. 


"Yang bersangkutan sudah membuat surat pernyataan. Selain itu juga minta maaf tidak akan mengulangi lagi. Maka permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan," terang Roni seperti yang dikutip dari detik.com.


Sebelumnya diberikan, video mobil PJR Tol Jatim II ringsek tertabrak truk besar dari belakang beredar di media sosial. Dalam video tersebut tampak mobil patroli PJR itu mengalami kerusakan. Terutama di bagian depan dan belakang. Sebab, saat tertabrak truk dari belakang, mobil itu terdorong hingga menabrak pantat truk yang terparkir. (Ricky)

Pria ini Tewas saat Berhubungan Badan dengan Teman Wanitanya

Pria ini Tewas saat Berhubungan Badan dengan Teman Wanitanya

Mojokerto - Seorang pria ditemukan tewas di kamar Hotel Wonokerto yang beraalamatkan di Jalan Raya Trawas Dusun Wonokerto Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging Mojokerto, Rabu (14/10/2020) pukul 17.30 WIB.


Pria itu diketahui bernama Sulatin (48) asal jalan Kahuripan, Kelurahan Celep Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo. Dia dikabarkan meninggal setelah berhubungan badan dengan wanita berinisial SR 28 yang juga berasal asal Sidoarjo.


Sukri (40), petugas penjaga hotel mengatakan, korban masuk atau Chek in dengan wanita di hotel Wonokerto (WK) sekitar pukul 16.30 WIB dengan memesan kamar nomor 15. 


"Setelah masuk kamar, tak lama kemudian dia mendapatkan laporan dari wanita yang bersama korban. Tadi saya dipanggil dimintai tolong untuk melihat kondisi korban, saat dia mencoba memeriksa korban sudah tak bernyawa dan saya langsung lapor polisi,” pungkasnya.


Kapolsek Pungging, AKP Suwiji mengatakan, dari hasil keterangan Saksi atau teman wanita korban, saat masuk kamar korban sudah berada di dalam kamar dengan kondisi telanjang dada. 


"Saat berhubungan layaknya suami istri, nafas korban tersengal-sengal seperti sesak nafas. Saksi kemudian meminta tolong kepada pegawai hotel untuk melihat kondisi korban di dalam kamar. Saat pegawai hotel melihat kondisi korban, nafas korban masih tersengal-sengal. Tidak lama kemudian nafasnya terhenti," jelasnya seperti yang dikutip dari laman jatim now.


Setelah mendapat laporan, sejumlah anggota Polsek Pungging dan Tim Inafis Polres Mojokerto melakukan identifikasi di lokasi dan mengevakuasi jasad korban. Dari lokasi mereka menemukan minuman energi.


"Untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban, jenazah dibawa ke Kamar Mayat RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Mojokerto. Korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum luar. Dari tubuh korban tidak ada bekas kekerasan. Penyebabnya masih dalam penyelidikan," tutupnya. (Jay)

IKBAR Bakal Berikan Tunjangan pada Guru Swasta & Gratiskan Paket Data Pelajar

Bu Dokter Ikfina saat memberikan sambutan

Mojokerto - Calon Bupati Mojokerto, Hj.dr.Ikfina Fahmawati, M.Si atau yang akrab yang disapa Bu Dokter Ikfina menggelar kampanye di Rumah Ibu Suparmi Dusun Padi RT 01 RW 04 Desa Padi Kec. Gondang, Kabupaten Mojokerto, Kamis (15/10/2020) Pukul 11.00 - 12.00 WIB.


Efendy Nugroho, Ketua DPD PKS Kabupaten Mojokerto mengatakan bahwa pasangan Ikfina-Barra (IKBAR) mempunyai program penuntasan jalan di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto. Yang dihitung-hitung membutuhkan biaya 800 milyar.


"Selain jalan yang dituntaskan. Ada juga paket data gratis, tunjangan bulanan bagi tenaga pendidik swasta dan TPQ. Serta peningkatan sarana dan prasarana pustu, puskesmas dan rumah sakit," ujar Efendy.


Lebih lanjut, Efendy juga mengatakan bahwa Wakil Bu Ikfina adalah H.Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum atau yang akrab disapa Gus Barra yang merupakan anak pertama dari KH.Asep Saifudin Chalim, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah.


"Total santri Ponpes Amanatul Ummah ada 8000 santri. Jadi sudah terbukti Gus Barra berpengalaman secara spiritual dan membangun akhlakul karimah pada umumnya. Jadi ini pasangan yang pas ya. Ahli kesehatan dan ahli agama," kata Efendy.


Sementara itu, Calon Bupati Mojokerto, Hj.dr.Ikfina Fahmawati, M.Si mengatakan bahwa saya bu ikfina dengan calon saya Gus Barra sowan adalah untuk silaturahim. Karena apa, karena panjenengan semua berhak mengetahui secara langsung calon bupati Mojokerto sebagai bukti keseriusannya. 


"Kemudian tujuan kami yang kedua adalah menyampaikan visi misi program. Dan tadi sudah disampaikan Pak Efendy. Niat utama kami adalah melakukan sungguh-sungguh untuk mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil dan makmur. Perhatian utama kami adalah bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Karena tiga bidang tersebut sangat terdampak pandemi covid 19," tegas Ikfina. (Jay)

Terserempet Kereta Api, Pelajar ini Patah Tulang & Terpental Hingga 5 Meter

Terserempet Kereta Api, Pelajar ini Patah Tulang & Terpental Hingga 5 Meter

Seorang pelajar dilarikan ke rumah sakit karena terserempet kereta api (KA). Kecelakaan terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu Desa Paji, Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan


Pelajar tersebut bernama Cahyo Gumelar (15). Ia seorang pelajar kelas 8 SMP 1 Pucuk.


Korban selamat setelah sempat terpental hampir 5 meter, saat mengendarai motor dengan nopol S 2669 KQ dan menyeberang rel KA tanpa palang pintu di Desa Paji.


Kapolsek Pucuk, AKP Siswoyo mengatakan, kecelakaan ini bermula ketika Cahyo melaju dari arah timur ke barat. Sampai di depan SMP 1 Pucuk, lanjut Siswoyo, korban berbelok ke arah selatan dan menyeberang di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.


"Bersamaan dengan itu melintas Kereta Api Argo Anggrek dengan Nomor log CC2061387, dari arah Surabaya hendak ke Jakarta," kata Siswoyo.


Lebih lanjut, Siswoyo juga mengatakan bahwa korban kemudian terserempet KA Argo Anggrek dan terpental sekitar 5 meter dari lokasi kejadian. Akibat terserempet KA, korban mengalami patah tulang dan sudah dibawa ke rumah sakit.


"Korban mengalami luka lecet lutut kanan, patah tulang hidung, lecet perut kiri, lecet punggung, robek pada siku tangan kiri," jelasnya seperti yang dikutip dari detik.com.


Siswoyo menambahkan, setelah menerima laporan, pihaknya kemudian mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi. 


"Kami sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan meminta keterangan para saksi," tutupnya. (Jay)

Residivis Curanmor ini Ditangkap Polisi untuk yang Keempat Kalinya

Residivis Curanmor ini Ditangkap Polisi untuk yang Keempat Kalinya

Mojokerto - Polres Mojokerto menggelar Konferensi Pers pencurian kendaraan bermotor roda dua, Selasa (13/10/2020) di Mapolres Mojokerto.

Residivis Curanmor ini Ditangkap Polisi untuk yang Keempat Kalinya

Pencurian Honda Beat Hitam Nopol S 2640 NAC milik Dwi Asrini (32) tersebut terjadi pada 21 September 2020 pukul 02.30 WIB di Dusun Kecubuk, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Sebelumnya tersangka juga melakukan pencurian Honda Vario Nopol S 2029 NAV yang telah dijual ke Madura seharga Rp.3.500.000


Tersangkanya adalah Budianto (45) yang merupakan residivis yang telah 3 kali masuk penjara yang pertama di Sidoarjo dan yang kedua dan ketiga di Surabaya. Tersangka Budianto berdomisili di Bonowati GG 1 Nomor 9 Kenjeran Surabaya. 


"Dan satu tersangkanya lagi adalah Wanto yang saat ini masih DPO. Wanto juga merupakan residivis yang pernah di Proses di Sidoarjo, Surabaya dan Probolinggo. Kronologi penangkapannya adalah didapat informasi bahwa di daerah Banowati-Kenjeran terdapat seseorang yang akan melakukan transaksi sepeda motor dengan Nopol S 2640 NAC, selanjutnya tim Opsnal Unit Pidum langsung ke Surabaya, setelah koordinasi dengan Reskrim Kenjeran, kami langsung mengamankan pelaku berikut barang buktinya," kata Kapolres Mojokerto, AKBP Donny Alexander. (Jay)

Perampok Sadis Spesialis Janda ini Diamankan Polisi

Mojokerto -  Polres Mojokerto menggelar Konferensi Pers perampokan di dua rumah yang hanya ditinggali oleh seorang janda, Selasa (13/10/2020) di Mapolres Mojokerto

Perampok Sadis Spesialis Janda ini Diamankan Polisi

Perampok Sadis Spesialis Janda ini Diamankan Polisi
Tersangka perampokan ini adalah Eko Prayitno (39) seorang satpam yang bekerja di PT Multex Ngoro. Sedangkan untuk korbannya adalah Hj.Juliati (56) yang beralamatkan di Dusun Glatik RT 02 RW 03 Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 


Kemudian untuk korban yang kedua adalah Marwati (60) Desa Watesnegoro RT 01 RW 09, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.


Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dalam konferensi persnya mengatakan bahwa tersangka ini telah menggambar target lokasi 2 minggu sebelum perampokan untuk memastikan kondisi aman.


"Motifnya adalah tersangka ini tak segan segan bertindak kasar pada korban untuk bisa menguasai harta benda korban. Menurut pengakuan tersangka, ia berani merampok karena mempunyai hutang 50 juta di bank untuk membangun rumah. Saat ini kedua korban mengalami trauma dan masih tidak menyangka masih hidup karena telah dipukuli benda tumpul oleh tersangka hingga pingsan," ujarnya. (Jay)

Tak Berkutik, 13 Pejudi Sabung Ayam Diamankan Polisi

Sidoarjo - Judi sabung ayam di Desa Lebo, Sidoarjo digerebek. 13 Pejudi diamankan dan diangkut ke Polresta Sidoarjo.  Kabag Ops Polresta Sidoarjo AKP Trie Sis Biantoro mengatakan bahwa judi sabung ayam ini telah meresahkan warga sekitar.  "Karena warga sekitar resah dengan adanya perjudian sabung ayam, maka hari ini kita lakukan penggerebekan," kata Trie, di Mapolresta Sidoarjo, Minggu (11/10/2020).  Trie mengatakan hasil dari penggerebekan tersebut 13 orang yang sedang melakukan judi sabung ayam diamankan. Selain itu empat kendaraan roda dua dan dua ekor ayam juga diamankan sebagai barang bukti.  "Dalam sekali tarung melibatkan beberapa orang yang ikut judi, taruhannya jutaan rupiah. Kemudian hasil uang taruhan, 10 persen untuk komisi tempat dan yang mengatur judi sabung ayam itu," tegas Trie.  Trie menjelaskan, mereka yang mengikuti judi sabung ayam tersebut datang dari kecamatan lain. Seperti Kecamatan Balongbendo, Krian, dan Wonoayu. Mereka akan dijerat pasal 303 tentang perjudian. Dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. (Ricky)
Tak Berkutik, 13 Pejudi Sabung Ayam Diamankan Polisi

Sidoarjo - Judi sabung ayam di Desa Lebo, Sidoarjo digerebek. 13 Pejudi diamankan dan diangkut ke Polresta Sidoarjo.


Kabag Ops Polresta Sidoarjo AKP Trie Sis Biantoro mengatakan bahwa judi sabung ayam ini telah meresahkan warga sekitar.


"Karena warga sekitar resah dengan adanya perjudian sabung ayam, maka hari ini kita lakukan penggerebekan," kata Trie, di Mapolresta Sidoarjo, Minggu (11/10/2020).


Trie mengatakan hasil dari penggerebekan tersebut 13 orang yang sedang melakukan judi sabung ayam diamankan. Selain itu empat kendaraan roda dua dan dua ekor ayam juga diamankan sebagai barang bukti.


"Dalam sekali tarung melibatkan beberapa orang yang ikut judi, taruhannya jutaan rupiah. Kemudian hasil uang taruhan, 10 persen untuk komisi tempat dan yang mengatur judi sabung ayam itu," tegas Trie seperti yang dikutip dari detik.com.


Trie menjelaskan, mereka yang mengikuti judi sabung ayam tersebut datang dari kecamatan lain. Seperti Kecamatan Balongbendo, Krian, dan Wonoayu. Mereka akan dijerat pasal 303 tentang perjudian. Dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. (Ricky)

Bus Bagong Terguling, 1 Orang Luka Berat & 10 Orang Luka Ringan

Tulungagung - Bus yang berisi 11 orang terguling di Jalan Raya Ngantru, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.   Kecelakaan diduga akibat pengemudi hilang kendali saat hendak mendahului kendaraan lain.  Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo mengatakan, kecelakaan tunggal itu dialami Bus Bagong bernomor polisi N 7189 NF jurusan Tulungagung-Surabaya, yang dikemudikan Tri Eko Prima Arifin (48), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Akibat kecelakaan tunggal tersebut, badan truk terguling dan beberapa penumpang mengalami luka ringan hingga berat.  "Kejadian tadi sekitar pukul 13.30 WIB, di depan jembatan timbang, masuk Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru. Dari data sementara, yang luka berat satu orang dan sudah dilarikan ke rumah sakit," kata AKP Puji Widodo seperti yang dikutip dari detik.com, Sabtu (10/10/2020).  Ia menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat Bus Bagong jurusan Surabaya itu melaju dari arah selatan atau Tulungagung, menuju ke arah utara dengan kecepatan sekitar 100 kilometer/jam. Saat sampai di lokasi kejadian, pengemudi hendak mendahului mobil pikap yang ada di depannya.  "Namun karena dari arah berlawanan ada kendaraan besar ke arah selatan, sehingga pengemudi kaget dan kehilangan kontrol. Akibatnya bus oleng ke kiri dan terguling," tegasnya.  Sejumlah penumpang yang ada di dalam bus langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri. Sedangkan warga sekitar yang mengetahui kejadian berusaha memberikan pertolongan kepada para penumpang lain.  "Saat ini seluruh penumpang yang mengalami luka-luka sudah dibawa ke layanan kesehatan untuk penanganan medis," ujar Puji. (Andri)
Bus Bagong Terguling, 1 Orang Luka Berat & 10 Orang Luka Ringan

Tulungagung - Bus yang bepenumpang 11 orang terguling di Jalan Raya Ngantru, Kecamatan Ngantru, Tulungagung. 


Kecelakaan diduga akibat pengemudi hilang kendali saat hendak mendahului kendaraan lain.


Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo mengatakan, kecelakaan tunggal itu dialami Bus Bagong bernomor polisi N 7189 NF jurusan Tulungagung-Surabaya, yang dikemudikan Tri Eko Prima Arifin (48), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Akibat kecelakaan tunggal tersebut, badan truk terguling dan beberapa penumpang mengalami luka ringan hingga berat.


"Kejadian tadi sekitar pukul 13.30 WIB, di depan jembatan timbang, masuk Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru. Dari data sementara, yang luka berat satu orang dan sudah dilarikan ke rumah sakit," kata AKP Puji Widodo seperti yang dikutip dari detik.com, Sabtu (10/10/2020).


Ia menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat Bus Bagong jurusan Surabaya itu melaju dari arah selatan atau Tulungagung, menuju ke arah utara dengan kecepatan sekitar 100 kilometer/jam. Saat sampai di lokasi kejadian, pengemudi hendak mendahului mobil pikap yang ada di depannya.


"Namun karena dari arah berlawanan ada kendaraan besar ke arah selatan, sehingga pengemudi kaget dan kehilangan kontrol. Akibatnya bus oleng ke kiri dan terguling," tegasnya.


Sejumlah penumpang yang ada di dalam bus langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri. Sedangkan warga sekitar yang mengetahui kejadian berusaha memberikan pertolongan kepada para penumpang lain.


"Saat ini seluruh penumpang yang mengalami luka-luka sudah dibawa ke layanan kesehatan untuk penanganan medis," ujar Puji. (Andri)

Pungkasiadi Abaikan Anak Ikut Kampanye, Tidak Bermasker & Berjabat Tangan

Terlihat ada dua orang anak yang berada di acara kampanye dan mendengarkan kampanye Pungkasiadi

Mojokerto - Calon Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi, SH kedapatan membiarkan dua anak kecil berada di tempat kampanye bersama ibunya, ada juga orang dewasa yang tidak memakai masker dan banyak juga berjabat tangan. Hal itu terlihat saat Pungkasiadi menggelar kampanye di Dusun Ngingas RT. 5 RW. 2 Desa. Ngingasrembyong Kec. Sooko di rumah Bapak Pendik dan di Dusun Ngingas RT. 2 RW. 1 Desa. Ngingasrembyong Kec. Sooko di rumah Bapak Rendy, Kamis (8/10/2020) Pukul 09.16 WIB dan 09.58 WIB.

Ada juga orang dewasa yang terlihat tidak pakai masker saat mendengarkan sambutan Pungkasiadi

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asy’at, S.Pd.I. mengatakan jika tadi sudah diingatkan lisan oleh pengawas.

Pungkasiadi Bersalaman dengan semua peserta kampanye

"Mungkin tadi konsentrasi teman-teman kecamatan pecah dua mas. Karena calon bupati dan wakilnya beda tempat. Prinsipnya, kami upayakan ada pencegahan. Kalaupun ada dugaan pelanggaran prokes, kami akan memberi peringatan tertulis. Kalau tidak dilaksanakan dalam 1X60 menit, kami akan merekomendasi dengan teguran tertulis," pungkasnya.


Sementara itu, Dalam sambutan kampanyenya tadi, Pungkasiadi mengatakan jika kurang 250 km jalan Poros di Kabupaten Mojokerto yang bakal di cor beton.


"Semua sudah tahap perencanaan, tinggal menunggu anggaran setiap tahunnya untuk menyelesaikan proyek infrastruktur tersebut. Karena program kami nasionalis religius. Jadi yang membuat warga sejahtera dan keagamaan juga jadi prioritas program kami," terangnya. (Jayak)

Ratusan Mahasiswa di Mojokerto Unras dan Bentrok, Paksa Dewan Teken MOU Tolak Omnibus Law.

Suasana Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law



MOJOKERTO-mojokertopos.com : Aksi unjuk rasa menolak disahkannya Omnibus Law dilakukan Mahasiswa dan Buruh di seluruh Indonesia, demikian juga di Mojokerto, Unras kali ini diwarnai aksi kericuhan dan sempat bentrok dengan aparat keamanan setelah ratusan Aliansi Mahasiswa bersama masyarakat ini menggelar aksi di depan Alun-alun Kota Mojokerto Jalan Ahmad Yani Kota Mojokerto Kamis, (08/10/2020).

Ratusan Mahasiswa di Mojokerto Unras dan Bentrok, Paksa Dewan Teken MOU Tolak Omnibus Law.


Aksi unjuk rasa dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, tampak ratusan Aliansi Mahasiswa dari PMII, GMNI, HMI, BEM dan juga masyarakat bergerak menuju kantor DPRD Kota Mojokerto jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto.


Sama halnya dengan aksi di depan DPRD Kabupaten Mojokerto, mereka menuntut DPRD Kota Mojokerto untuk ditemui dan dilakukan penandatanganan MOU yang sama


Sesuai pantauan media ini dilapangan, saat negosiasi dengan sejumlah kordinator lapangan aksi tersebut dengan pihak terkait, tiba-tiba diduga ada oknum aparat kepolisian yang memancing kericuhan seketika. Ditambah lagi, ada oknum pihak kepolisian dengan cara berusaha merebut ban bekas yang akan dibakar oleh aksi masa, maka terjadilah Aksi dorong, tarik menarik dan main pukul.


Hingga berita ini diturunkan akhirnya berakhir dengan damai meski sempat terjadi kericuhan dan bentrok saling dorong dan lempar botol juga kayu antara masa aksi pengunjuk rasa dengan aparat K epolisian.


Ulul Absor selaku Kordinator Aksi unjukrasa dari perwakilan massa dari unsur Pengurus Cabang PMII Mojokerto saat ditemui media ini mengatakan, kericuhan terjadi ketika mahasiswa ingin berorasi. Kemudian ada oknum polisi yang datang mendorong, menendang sahabat-sahabat Mahasiswa PMII Mojokerto maka pihaknya membalasnya dan membenarkan terjadi bentrok.


“Sempat chaos, tapi bisa dikendalikan sahabat-sahabat PMII. Tidak ada Mahasiswa juga yang diamankan meski ada yang luka ringan,” tandasnya.


Sementara aksi demo berlangsung hingga petang di depan kantor Walikota Mojokerto. Ratusan aparat kepolisian juga tampak mengamankan aksi ini, bahkan memblokade akses jalan Gajah Mada hingga menggangu penguna lalu lintas sejak siang hingga malam hari.(titik)

IKBAR Kampanye di Kampung Halaman Pungkasiadi

Mojokerto - Pasangan Calon (Paslon) Ikfina-Barra (IKBAR) menggelar kampanye di kampung halaman Paslon lain, Yakni Calon Bupati Mojokerto, H. Pungkasiadi, SH yang diusung oleh partai PDIP, PKB dan PBB, Kamis (8/10/2020) di Perumahan Canggu, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. 


Dalam sambutannya, Calon Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum atau yang akrab disapa Gus Barra mengatakan jika IKBAR jadi nanti bakal ada program perhatian untuk tenaga pendidik.


IKBAR Kampanye di Kampung Halaman Pungkasiadi

"Jadi guru TPQ maupun guru Swasta bakal kami berikan insentif bulanan. Selain itu kita akan memberikan kuota Internet gratis agar proses belajar mengajar tetap berjalan," jelas Gus Barra.


Selain itu Gus Barra juga mengatakan jika Infrastruktur juga akan kita selesaikan semuanya. Dan juga kita akan membuat UMKM di setiap kecamatan berupa pendampingan, permodalan dan alat produksi. Mohon digaris bawahi, yang bisa memperkuat ekonomi kita adalah ekonomi ke rakyatan. Jadi perputaran uang kita itu ada di sekitar kita, jangan sampai import ke luar negeri.


"Dan yang tak kalah pentingnya adalah program tata kelola pemerintahan IKBAR yang anti Korupsi Kolusi dan Nepostime (KKN). Saya dibesarkan di Pesantren. Saya tidak pernah memakai uang orang lain sepeserpun. IKBAR tidak didanai oleh orang lain agar nantinya tidak di atur oleh orang lain," tutup Gus Barra.


Sementara itu, Calon Bupati Mojokerto, Hj.dr.Ikfina Fatmawati, M.Si mengatakan jika ia senang sekali jika berbicara dengan Ibu-Ibu. 


"Kenapa saya senang, karena pemikiran ibu-ibu dengan saya sama. Bagaimana caranya agar anak bisa dapat pekerjaan yang bagus, bisa nyandang yang bagus dan bisa memberikan yang terbaik untuk anaknya meskipun tidak punya apa-apa. Mari satukan tekad dan berjuang bersama IKBAR," pungkas Ikfina.


Sebagai informasi, ada puluhan petugas keamanan untuk menjaga kelancaran kampanye pasangan calon IKBAR. Mengingat di Desa Canggu, Kecamatan Jetis merupakan kampung halaman Incumbent, H. Pungkasidi, S.H (Jay)

Polisi Periksa Dua Orang yang Lemparkan Kotoran pada Petugas Satgas Covid-19

Polisi Periksa Dua Orang yang Lemparkan Kotoran pada Petugas Satgas Covid-19

Surabaya - Polrestabes Surabaya telah memeriksa N, istri dan anak pasien positif covid-19 yang melumuri kotoran tiga petugas satgas covid-19. N dilaporkan salah seorang satgas COVID-19 yang menjadi korban perlakuan tidak menyenangkan itu, Cholik Anwar.


Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan petugas bernama Anwar telah melaporkan perbuatan tidak menyenakan tersebut ke SPKT Polrestabes Surabaya.


"Sudah kita periksa yang bersangkutan (istri pasien positif)," pungkas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Minggu (4/10/2020).


Sudamiran menjelaskan proses pemeriksaan sudah dilakukan pihak Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya sejak Sabtu (3/10/2020).


"Sudah diperiksa yang bersangkutan pada Sabtu kemarin. Untuk data lengkapnya ke Jatanras Satreskrim," tegas Sudamiran. 


Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurnia Putra mengatakan ada dua orang yang diperiksa. Yakni istri pasien COVID-19 yang melempar kotoran serta anaknya.


"Dua yang diperiksa. Istri pasien dan anaknya. Keduanya kooperatif. Mereka datang ke kantor dan saat diswab, karantina hingga keluar hasilnya negatif," tegasnya seperti yang dilansir dari detik.com.


Sebelumnya, aksi tidak menyenangkan itu terjadi pada Selasa (29/9) sore di Rusun Bandarejo Lantai 2, Benowo, Surabaya. N melumurkan kotoran ke hazmat 3 dari 4 petugas yang tengah melakukan evakuasi terhadap suaminya.


Suami N yang positif COVID-19 dievakuasi ke RS Bhakti Dharma Husada (BDH) untuk menjalani perawatan yang lebih intensif. Sebab, pasien tersebut memiliki komorbid.


Apa yang dilakukan N dinilai tidak menyenangkan dan menghambat proses evakuasi pasien yang dilakukan petugas. Sehingga yang bersangkutan dilaporkan ke polisi. (Ricky/Tik)

Video - Pekerja Asing PT Bondvast Indo Sukses Lakukan Pelecehan Seksual






MOJOKERTO
JAKARTA
SURABAYA

 
Atas